Tips memasarkan jasa konstruksi

Tips memasarkan jasa konstruksi

“PT PP (Persero) adalah Perusahaan yang menyediakan Jasa (Service Providing) di bidang Konstruksi”

Bulan Februari 2008 di Bandung, Kementerian BUMN melalui Deputi Bidang Usaha Jasa Lainnya memprakarsai Workshop antara BUMN Karya (Kontraktor & Konsultan) dalam rangka saling tukar pengetahuan, pengalaman, dan informasi.

Dari beberapa topik yang coba dijadikan pokok bahasan. Topik yang berhubungan dengan marketing (pemasaran) mendapat porsi pada hari pertama. Penyaji makalah adalah PT Waskita Karya (Persero) dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk.

Kedua perusahaan konstruksi nasional ini mengemukakan konsep pemasaran yang relatif berbeda. PT Waskita Karya (Persero) menitik beratkan pada konsep pemasaran yang lebih generik/umum, yang dikenal secara luas dengan pendekatan pada kualitas produk (diferensiasi) serta penawaran harga yang kompetitif (cost leadership).

PT Adhi Karya (Persero) Tbk, tampil dengan konsep yang lebih ‘modern’ yang fokus pada customer benefits melalui konsep vaule creation.

Pada sesi berikutnya, walaupun bukan dengan topik pemasaran, PT Rekayasa Industri mencengangakan para peserta dengan menampilkan pencapaian kinerja melalui strategi pemasaran yang dibangun berdasarkan analisis segmen pasar, yang diasumsikan mempunyai ‘peluang’ yang masih terbuka lebar, dengan penerapan strategi blue ocean. PT Rekin menciptakan kondisi, kompetitor tidak lagi relevan dalam bersaing dengan mereka.

Pertanyaannya adalah, strategi atau konsep pemasaran mana dari ketiganya yang cocok bagi BUMN Karya? atau khususnya bagi PT PP (Persero)?

PT PP (Persero) adalah perusahaan yang menyediakan jasa (service providing) di bidang konstruksi. Dilihat dari sisi ini, PT PP (Persero) tidak berbeda dengan, misalnya PT Garuda Indonesia yang bergerak di jasa penerbangan atau PT Blue Bird yang menyelenggarakan jasa transportasi. Yang membedankan hanyalah karakteristik ini yang akan membedakan rancangan strategi pemasaran masing-masing perusahaan, dan yang akan membedakan visi dan misinya.

Menurut pakar Pemasaran, P Kotter (2002), ada empat karakteristik jasa yang sangat mempengaruhi rancangan program pemasaran. Yakni :
Tidak Berwujud (Intangibility)
Tidak Terpisahkan (Inseparability)
Bervariasi (Variability)
Mudah Lenyap (Perishability)

sumber : http://reselected.blogspot.co.id/2011/09/pt-pp-persero-adalah-perusahaan-yang.html

Categorized: ARTIKEL , cara mendirikan pt , cara pembuatan cv , cara pembuatan pt , cara pendirian pt , cara pengurusan cv , Jasa pembuatan cv , Jasa pembuatan pt , Jasa pendirian perusahaan , jasa pendirian usaha , jasa pengurusan perizinan , jasa perijinan usaha , jasa perizinan usaha , pendirian pt pma , pengurusan izin gangguan , pengurusan izin perusahaan , pengurusan izin pt , pengurusan izin usaha , pengurusan pt , syarat mendirikan pt